MAHASISWA PEDULI PEMBANGUNAN KABUPATEN OKSIBIL PEGUNUNGAN BINTANG PROPINSI PAPUA
Mari kita satukan hati,pikiran dan saling bahu-membahu mendukung daerah kita agar kemiskinan, pendidikan kita maju seperti daerah lain,,,mendukung pejabat yang ada agar sama-sama berjalan sesuai aturan yang ada.......
Senin, 22 Oktober 2012
mari komitmen dan maju bersama untuk membangun daerah pegunungan
Kota Oksibil saat ini sudah berubah, banyak perkembangan yang terjadi mulai dari didirikannya beberapa perumahan milik pemerintah dan milik swasta, pengaspalan jalan di kota, penambahan fasilitas penunjang dan dibukanya wilayah kota baru. Fasilitas penunjang antara lain sarana air bersih dari PAM, listrik dari jam 06 pagi sampai jam 12 malam dan pengaspalan bandara udara Oksibil.
Walaupun perkembangan di kota sudah dikatakan baik , namun masih terdapat beberapa masalah yang perlu untuk diselesaikan yakni, masih kurangnya sarana transportasi sehingga menyebabkan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. Selain itu terdapat dua penginapan di kota yakni Penginapan Pastoran (Katolik) dan penginapan swasta, dengan biaya sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari. Minyak tanah dan besin seharga Rp35.000 – Rp 40.000.
Sangat diharapkan sekali perhatian yang serius dan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan provinsi, sehingga pembangunan dioksibil secara khusus dapat dirasakan oleh masyarakat.
Kota Oksibil saat ini sudah berubah, banyak perkembangan yang terjadi mulai dari didirikannya beberapa perumahan milik pemerintah dan milik swasta, pengaspalan jalan di kota, penambahan fasilitas penunjang dan dibukanya wilayah kota baru. Fasilitas penunjang antara lain sarana air bersih dari PAM, listrik dari jam 06 pagi sampai jam 12 malam dan pengaspalan bandara udara Oksibil.
BalasHapusWalaupun perkembangan di kota sudah dikatakan baik , namun masih terdapat beberapa masalah yang perlu untuk diselesaikan yakni, masih kurangnya sarana transportasi sehingga menyebabkan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. Selain itu terdapat dua penginapan di kota yakni Penginapan Pastoran (Katolik) dan penginapan swasta, dengan biaya sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari. Minyak tanah dan besin seharga Rp35.000 – Rp 40.000.
Sangat diharapkan sekali perhatian yang serius dan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan provinsi, sehingga pembangunan dioksibil secara khusus dapat dirasakan oleh masyarakat.